Kisah Nabi Adam yang di usir dari surga

9 03 2010

Sebelum Allah menjadikan manusia Allah menjadikan bumi dan Syaitan dan lalu menjadikan manusia, Allah menjadikan manusia pertama dengan nama Adam. Lalu dia di angkat menjadi Nabi, tapi dia bukan anaknya Allah.

Ketika itu Nabi adam kesepian, lalu Nabi Adam minta seseorang untuk temannya, kemudian dia meminta seorang wanita dan oleh Allah di beri, dengan cara mengambil tulang rusuk Nabi Adam, dan diberi nama Siti Hawa, lalu Allah berkata “Hai Nabi Adam, jangan sekali-kali kamu mendekati dan menyentuh, apa lagi memakan buah yang ada di pohon ini”, “Kenapa ?” tanya Nabi, “sudah lah taati saja apa kata saya”

Setelah syaitan mendengar percakapan tsb. Lalu syaitan memikirkan strategi, kemudian para syaitan menemukan ide, “saya punya ide, begini saja, bagaimana kalau kita minta izin kepada Allah untuk mengganggu Adam dan Hawa, setelah kita mendapat izin dari Allah, kita suruh mereka makan buah huldi, bagaimana? Setuju” kata ketua syaitan “setuju” kata rakyat-rakyatnya, lalu satu syaitan menghadap kepada allah “Ya Allah bolehkah kami dari bangsa Syaitan mengganggu Adam dan Hawa” pinta Syaitan “Ya, saya perbolehkan”, “bagaimana diizinkan ?”, “ Ya ketua, diizinkan”.

Lalu syaitan menuju ke Nabi Adam “Hai Adam, sini akan ku berikan kau saran” bujuk syaitan, “begini disana ada pohon yang buahnya enak sekali dan enaknya itu melebihi istri kamu, kalau mau coba, ayo ikut aku” kata syaitan, “nama pohonnya apa” kata Nabi Adam, “pokoknya ayo ikut aku” kata syaitan, setelah sampai ketujuan, Nabi kaget “loh ko’ kesini” kata Nabi, “ini pohon yang kita bicarakan tadi Dam” kata syaitan, “inikan pohon yang dilarang oleh Allah” kata Nabi, “Ya sudah, kalau tidak mau” kata syaitan.

Lama kelamaan dia penasaran dengan rasa buah dari pohon huldi tsb., kemudian dia mengajak istrinya untuk kepohon tsb. “hai istriku, mari kita menuju kepohon tadi” kata Nabi, jangan nanti kita dihukum oleh Allah” kata Hawa, “biarlah disinikan sepi” kata Nabi, “ya sudah ayo” kata Hawa,

Sesampainya dipohon tsb. Nabi naik kepohon itu dan Hawa pun menunggu, kemudian Nabi menjerit “hore! Saya dapat tiga”, lalu Nabi turun, “ini istriku ini dua untukmu dan yang satu untukku” kata Nabi, setelah dimakan, lalu malaikat datang, menyumbat agar buah tsb.tidak masuk ke dalam perut Adam dan Hawa, lalu buah tsb. mengganjal, kalau milik Siti Hawa/wanita didada yang disebut payudara, dan milik Nabi Adam/pria ada dileher yang disebut jakun.

Setelah lama mereka sampai dirumah dia di marahi oleh Allah “kamu ini bagaimana, sudah saya bilang jangan dekati pohon buah huldi dan memakannya, malah dimakan, suda kamu keluar saja dari surga ini, kamu hidup dibumi saja”, Kata Allah, lalu ditendanglah mereka dari surga.

Mereka terpisah Nabi ada ujung barat dan Hawa ada diujung timur, mereka menangis sepanjang hari sampai tangis mereka menjadi lautan, beberapa tahun kemudian mereka satu sama lain.

Lalu mereka hidup dan mempunyai keturunan hingga kita saat.

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: